Cerpen 1 Gara-gara Topi

TOPI





‘’Sebuah topi yang mengingatkan ku akan seseorang yang telah mengisi hari ku walaupun aku tidak tahu “apakah harinya terisi oleh ku”
Kisah ini berawal saat cahaya matahari mulai terang di sebuah lapangan sekolah ketika itu aku duduk terniang menunggu teman-teman ku datang,memang aku   adalah anak yang sering dibilang cupu hanya karenaku  takut terlambat walau  hanya walau  satu menit, jadi tak heran jika aku sering  berkeringat sebelum upacara dimulai dan topi merupakan salah satu bendah wajib yang harus kubawa  pada hari senin ke sekolah disaat banyak teman ku yang meremehkan topi dan tidak memakai topi pada saat upacara .
Saat itu semua teman sekelas ku telah datang dan sembil bercanda kami mulai membentuk barisan,
Disaat kami sedang berguarau datanglah seorang perempuan dari kelas lain yang aku pun tidak megetahuinya, yang ku tahu dia adalah anak kelas 11 tkj dan sepertinya dia sedang mencari sesuatu tapi entah apalah itu disaat ku sedang memperhatikanya memikirkan sebenarnya apa yang dia cari tiba-tiba sala seorang teman ku bernama Radit mengambil topi ku dan langsung memberikan pada anak yang sedang ku perhatikan,. “pinjam ini aja mbak”, ucap raju pada kakak kelas yang belum ku ketahui namanya itu.ternyata dia petugas upacara yang lupa bawa topi dan mau tidak mau aku meminjamkan topi ku, dan dengan berat hati ku harus menjalankan upacara dengan penuh kringat karena memang cahaya matahari waktu itu bersinar begitu terik dan aku begitu merasakan panas yang berlebihan.

Yak berawal dari pagi hari yang begitu panas itu, ahirnya aku berusaha mencari topi yang perempuan itu pinjam +nyari  identitasnya ya, aku pun mulai bertanya dengan beberapa teman ku seperti hal nya pepatah yang mengatakan pucuk dicinta bulanpun tiba , setelah beberapa hari mencari informasi tentang nya ahirnya aku  menemukanya , melalui sala seorang teman ku yang ternyata adalah teman perempuan itu di organisasi IPM , aku pun bertanya mengenai  seorang yang telah membuat hati tergonjang hanya dengan melihatnya, akhirnya aku pun mengetahui namanya .

Setalah hari itu aku berusaha untak bisa berkomunikasi dangan seorang yang telah membuat perasaan seakan selalu bahagia ,untuk awal aku pun masih malu dan hanya berkominikasi melalui perantara seseorang.

     Bersambung>>>>>


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.