Cerpen 1 Gara-gara Topi II
MULAI BERANI
NI YA......
Seperti tidak ada yang berbeda
dengan hari ini , semua masih berjalan seperi hari-hari sebelumnya, namun ada
satu yang satu hal yang membedakan hari ini dengan hari-hari sebelumnya , aku
mulai berani berkomunikasi dengan wanita itu
walaupun hanya satu-dua menit tapi waktu yang hanya sebentar itu membuat
ku lebih tenang ,
Akupun
sering sekali menemuinya entah di serambi masjid di depan kalas atau mungkin di
kantin hal ini sontak membuat teman-teman ku kaget, mau tidak kaget gimana
melihat seseorang yang biasanya mukanya memera saat duduk disamping wanita kok
sudah berani dekat-dekat dan sering ngobrol dengan wanita itu, Tak heran
jika suatu ketika ketika aku menyusuri jalan menuju asrama dengan tas lama ku
yang sepertinya sudah minta diganti ,aku meliihat salah satu ciptaan tuhan yang luar biasa yak siapa lagi kalau bukan wanita itu
kemudian kumencoba untuk mendekatinya, kemudian aku mengucapkan salam , “Assalamualaikum
mbak”, “walaikumsalamwarahmatullah
hiwabarakatuh, ada apa dek?”Seperti biasa mbak itu menjawab dengan salam yang
lengkap kemudian dengan perasan agak sedikit malu ku pun menjawab “ gak apa-apa
kok mbak, belum pulang ya mbak?, Dengan
raut wajah yang yang agak letih dia menjawab”belum ni, masih ada kegiatan fortasi ” memang dia waktu
itu menjadi salah satu panitia fortasi ,
“Capek ya
mbak?” tanya ku lagi padanya, dia pun menjawab “ya ini dek capek banget dari
tadi baru bisa istirahat ,kamu belum pulang pa?, “udah kok mbak ,lagi mau ke asrama”
Jawab ku.
Kemudian saat kami semakin asyik ngobrol tiba-tiba datanglah salah seorang
teman ku datang dan menggoda kami ”cie lagi berduaan ni”, ucap candra setelah
melihat kami dengan asyiknya ngobrol , kemudian kami bertiga sedikit
berbincang-bincang perihal acara fortasi kala itu tak lama setelah Candra
datang tiba-tiba salah seorang teman ku memanggil ku dari dekat pintu Asrama
putra “ wan cepat kemari”, mendengar suara iyan yang lumayan keras itu aku
langsung pamit dengan Asiyah dan Candra “ udah dulu ya, lanjutin besok aja ,
balik duluan ya Assalamualaikum” dengan
serempak dua teman ku itu menjawab salam ku ’’walaikumsalamwarahmatullah
hiwabaraakatu’’,
Kemudian
akupun langsung pergi menghampiri Iyan yang sedang ngobral-nngobrol dengan
beberapa teman lainya ‘’ada apa yan kok manggil aku’’, kemudian dengan waja
lucunya iwan menjawab “ gak ada apa-apa
kok ,wanita yang ngobrol sama kamu tadi siapa to wan?”
Tanpa
basa-basi aku pun menjawabnya “ teman baru ku Asiyah, mang ada apa to yan?”
“cie MULAI
BERANI SAMA CEWEK NI”.
Tidak ada komentar: